Beautiful Malioboro (tanpa pedagang kaki lima)
Wednesday, April 2nd, 2008Jogja, 31 Maret 2008
Sepi dimana-mana!
secara nggak sengaja aku sama Nanil pergi ke Malioboro untuk beli bbrp keperluan bisnis. (Halah…)
sampe di sana, "Ini Malioboro apa bukan sih???"
Wahahaha!!! sumpah sepi banget, BERSIH BGT, dan terang banget!!!!
pas diperhatiin, "lho! pedagang kaki limanya nggak ada!!!" (~_~)b
dan hal ini menyebabkan SELURUH TOKO KELIATAN MUKANYA!
biasanya kan kita kalo di jalan raya nggak pernah bisa ngeliat ‘wajah’ toko karena tertutup sama pedagang kaki lima yang nggak ada putusnya dari ujung sampe ujung….
pas selesai blanja, aku nanya ke pak parkir yg jagain motorku, "sepi sejak kapan, Pak?"
"Ah, baru tadi pagi kok, mbak. Paling besok juga udah rame lagi."
"lho? sementara toh?"
"iya, mbak. kan hari ini pada demo semua ke gubernur."
"Oooo… kupikir mo dipindah kaya pasar klithikan yg di sana–"
"wah, kalo ditertibkan gitu, klo Malioboro susah mbak,"
"sou kamo nee~" jawabku sambil angguk-angguk sendiri.
emang kayanya nggak bisa klo yg di malioboro dipindah ke satu tempat yg khusus buat pedagang kaki lima itu.
yaaah, terlepas dari itu semua, it was the most beautiful scenery i’ve ever seen. (^____________^)v
dulu pun, walau pagi2 selama 3 tahun aku lewat Malioboro untuk sampai ke sekolah, nggak pernah sebersih ini, krn ttp ada bbrp gerobak yg mangkal walau itu jam stengah tujuh pagi.
But dont get me wrong, bukannya aku nggak suka klo para pedagang kaki lima itu ‘memenuhi’ trotoar dgn dagangan mereka. itu kan daya tarik tersendiri Malioboro. lagian temen kuliahku jg ada yg jadi pedagang disana kok. so nggak masalah juga.
tp klo aku boleh milih, aku suka pemandangan mlm itu.
beneran rasanya nggak mau pulang dan melepaskan suasana yg asik bgt itu.
(kaya jalan di Shibuya deh, beneran…)
